BeritaBengkulu.id - Agus Mandala, salah seorang tetangga korban mengatakan, sebelum pergi menjaring, dia sempat berpapasan dengan korban saat membeli rokok di warung, korban sempat mengatakan mau ke kawasan "Yang Tahu", istilah orang Bengkulu menyebut wilayah RT 8 Kelurahan Kandang. Sebab lokasi ini merupakan bekas kawasan lokalisasi yang ditutup sepuluh tahun lalu.

(Baca: Kuli Bangunan Diigulung Ombak Pulau Baii)

"Saya sempat titip pesan supaya dia tidak belok kanan masuk ke kawasan bekas lokalisasi tetapi langsung ke pantai saja," ujar Agus.

Saat itu, korban hanya tersenyum dan mengatakan, dia hanya berniat menjaring demi melampiaskan hobi sambil mengadu keberuntungan, siapa tahu ada rezeki, ikan bisa didapat. Rupanya pertemuan itu merupakan yang terakhir bagi dia dan korban, Agus lalu mendengar khabar rekannya itu tenggelam dan ikut melakukan pencarian di pesisir pantai.

"Dia orangnya baik dan tidak banyak macam macam, semoga semua bisa menerima kepergiannya dengan tabah," ujar Agus dengan mata berkaca. (***)

Ini Candaan Terakhir Kuli Bangunan Yang Tenggelam di Pulau Baai

BeritaBengkulu.id - Agus Mandala, salah seorang tetangga korban mengatakan, sebelum pergi menjaring, dia sempat berpapasan dengan korban saat membeli rokok di warung, korban sempat mengatakan mau ke kawasan "Yang Tahu", istilah orang Bengkulu menyebut wilayah RT 8 Kelurahan Kandang. Sebab lokasi ini merupakan bekas kawasan lokalisasi yang ditutup sepuluh tahun lalu.

(Baca: Kuli Bangunan Diigulung Ombak Pulau Baii)

"Saya sempat titip pesan supaya dia tidak belok kanan masuk ke kawasan bekas lokalisasi tetapi langsung ke pantai saja," ujar Agus.

Saat itu, korban hanya tersenyum dan mengatakan, dia hanya berniat menjaring demi melampiaskan hobi sambil mengadu keberuntungan, siapa tahu ada rezeki, ikan bisa didapat. Rupanya pertemuan itu merupakan yang terakhir bagi dia dan korban, Agus lalu mendengar khabar rekannya itu tenggelam dan ikut melakukan pencarian di pesisir pantai.

"Dia orangnya baik dan tidak banyak macam macam, semoga semua bisa menerima kepergiannya dengan tabah," ujar Agus dengan mata berkaca. (***)