Gertam (3)
BeritaBengkulu.id - Penyerahan bibit cabai melalui Program Gerakan Tanam Nasional (Gertam), berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan (DTP) Provinsi Bengkulu saat ini telah tersebar 60 persen. Angka 60 persen tersebut, dijelaskan Evarini selaku Kadis DPT Provinsi Bengkulu telah disarahkan kepada petani kurang mampu melalui TP PKK Se-Provinsi Bengkulu sejak 2 bulan terakhir.
Selain itu menurut Evarini, Total bibit cabai yang akan dan diserahkan melalui TP PKK Provinsi Bengkulu bersama organisasi perempuan lainnya ini berjumlah 514 ribu bibit cabai, yang asal bibit tersebut yakni, 150 ribu bibit cabai dari Kementan RI melalui Kementan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bengkulu, 164 ribu bibit dari Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu serta 200 ribu bibit cabai yang bersumber dari DTP Provinsi bekerjasama dengan Badan Ketahanan Pangan (BKP) 10 kabupaten-kota Se-Provinsi Bengkulu. Direncanakan, panen perdana Gertam Cabai akan dilaksanakan sekitar 2 bulan kedepan.
“Artinya tanaman cabai kita mulai berhasil. Tapi para petani cabai tidak perlu berkecil hati dengan rendahnya harga cabai, karena kita kan sudah punya mesin pengering cabai, seperti di Kabupaten Kepahiang. Jadi kita harus punya inovasi lain, kalau sudah dipanen tapi bisa dijual nanti saat lebaran,” jelas Kadis DTP Provinsi Bengkulu Evarini, usai mengikuti acara Teleconfrenc Gerakan Peran Serta Masyarakat Dalam Pemanfaatan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga Indonesia, di Balai BPTP Bengkulu, Senin (10/04).
Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu Lily Matriani Ridwan Mukti, mengatakan, dalam mensukseskan Program Gertam Cabai ini perlu ditanamkan kemauan dan peran seluruh kader PKK Se-Provinsi Bengkulu secara serius. Hal ini agar setiap keluarga tahu dan mampu membudidayakan, menerapkan dan memanfaatkan pekarangan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan keluarga.
“Jadi kita tidak bisa ngasih bibit saja, tugas kita bagaimana mengawasi dan membimbing masyarakat kita ini supaya kegiatan tersebut berdampak positif. Minimal bisa membantu kebutuhan rumah tangga, lebih lagi bisa menjadi untuk tambahan keuangan rumah tangganya,” ungkap Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu Lily Matriani Ridwan Mukti.
Selain Ketua TP PKK dan seluruh jajarannya, dalam kesempatan ini juga tampak hadir Ketua Pokja 2 TP PKK Pusat Sri Adriyani Pramono Anung serta dalam kesempatan ini juga dilaksanakan Penandatanganan Kerjasama BPTP Balitbang Bengkulu dengan Muslimat NU Provinsi Bengkulu.
Sementara itu, teleconfrence yang dilaksanakan yakni dihadapan Mentan RI Amran Sulaiman langsung dari Jakarta dan Ketua Umum TP PKK Pusat Eni Guntarti Tjahjo Kumolo dari Wonogiri Jawa Timur. Selain itu teleconfrenc ini juga diikuti oleh 9 Provinsi lainnya, yakni dari Provinsi Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jawa Timur, Kalimantan Barat, DKI Jakarta, Sulawesi Utara, Jambi dan Jawa Barat. (MC)

Penyerahan Bibit Cabai Telah Tersebar 60%

Gertam (3)
BeritaBengkulu.id - Penyerahan bibit cabai melalui Program Gerakan Tanam Nasional (Gertam), berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan (DTP) Provinsi Bengkulu saat ini telah tersebar 60 persen. Angka 60 persen tersebut, dijelaskan Evarini selaku Kadis DPT Provinsi Bengkulu telah disarahkan kepada petani kurang mampu melalui TP PKK Se-Provinsi Bengkulu sejak 2 bulan terakhir.
Selain itu menurut Evarini, Total bibit cabai yang akan dan diserahkan melalui TP PKK Provinsi Bengkulu bersama organisasi perempuan lainnya ini berjumlah 514 ribu bibit cabai, yang asal bibit tersebut yakni, 150 ribu bibit cabai dari Kementan RI melalui Kementan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bengkulu, 164 ribu bibit dari Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu serta 200 ribu bibit cabai yang bersumber dari DTP Provinsi bekerjasama dengan Badan Ketahanan Pangan (BKP) 10 kabupaten-kota Se-Provinsi Bengkulu. Direncanakan, panen perdana Gertam Cabai akan dilaksanakan sekitar 2 bulan kedepan.
“Artinya tanaman cabai kita mulai berhasil. Tapi para petani cabai tidak perlu berkecil hati dengan rendahnya harga cabai, karena kita kan sudah punya mesin pengering cabai, seperti di Kabupaten Kepahiang. Jadi kita harus punya inovasi lain, kalau sudah dipanen tapi bisa dijual nanti saat lebaran,” jelas Kadis DTP Provinsi Bengkulu Evarini, usai mengikuti acara Teleconfrenc Gerakan Peran Serta Masyarakat Dalam Pemanfaatan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga Indonesia, di Balai BPTP Bengkulu, Senin (10/04).
Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu Lily Matriani Ridwan Mukti, mengatakan, dalam mensukseskan Program Gertam Cabai ini perlu ditanamkan kemauan dan peran seluruh kader PKK Se-Provinsi Bengkulu secara serius. Hal ini agar setiap keluarga tahu dan mampu membudidayakan, menerapkan dan memanfaatkan pekarangan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan keluarga.
“Jadi kita tidak bisa ngasih bibit saja, tugas kita bagaimana mengawasi dan membimbing masyarakat kita ini supaya kegiatan tersebut berdampak positif. Minimal bisa membantu kebutuhan rumah tangga, lebih lagi bisa menjadi untuk tambahan keuangan rumah tangganya,” ungkap Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu Lily Matriani Ridwan Mukti.
Selain Ketua TP PKK dan seluruh jajarannya, dalam kesempatan ini juga tampak hadir Ketua Pokja 2 TP PKK Pusat Sri Adriyani Pramono Anung serta dalam kesempatan ini juga dilaksanakan Penandatanganan Kerjasama BPTP Balitbang Bengkulu dengan Muslimat NU Provinsi Bengkulu.
Sementara itu, teleconfrence yang dilaksanakan yakni dihadapan Mentan RI Amran Sulaiman langsung dari Jakarta dan Ketua Umum TP PKK Pusat Eni Guntarti Tjahjo Kumolo dari Wonogiri Jawa Timur. Selain itu teleconfrenc ini juga diikuti oleh 9 Provinsi lainnya, yakni dari Provinsi Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jawa Timur, Kalimantan Barat, DKI Jakarta, Sulawesi Utara, Jambi dan Jawa Barat. (MC)