Image result for manufaktur
BeritaBengkulu.id - Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (IBS) Provinsi Bengkulu (q-to-q) Triwulan I 2017 mengalami penurunan sebesar -1,37 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan (q to q) Triwulan IV 2016 yang turun sebesar -9,53 persen.

Penurunan Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang Provinsi Bengkulu (q-to-q) pada Triwulan I 2017 didorong oleh turunnya produksi Industri Makanan sebesar -2,20 persen yang tidak mampu ditopang oleh pertumbuhan produksi Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik sebesar 26,21
persen.

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang Provinsi Bengkulu (y-on-y) Triwulan I 2017 turun sebesar -9,05 persen, yang disebabkan penurunan pertumbuhan Industri Makanan -9,28 persen dan walaupun terjadi kenaikan pertumbuhan Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik sebesar
8,24 persen.

Pertumbuhan produksi Industri Mikro dan Kecil (IMK) Provinsi Bengkulu (q-to-q) Triwulan I 2017 naik sebesar 2,23 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan triwulan IV (q to q ) 2016 yang turun sebesar -0,40 persen.

Pertumbuhan Produksi Industri Mikro dan Kecil (IMK) Provinsi Bengkulu ( y-on-y ) Triwulan I 2017 sebesar 6.65 persen, sedikit lebih tinggi dari pertumbuhan pada triwulan I ( y-on-y ) Tahun 2016 sebesar 6,51 persen.

(BPS)

Produksi Manufaktur Bengkulu Turun

Image result for manufaktur
BeritaBengkulu.id - Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (IBS) Provinsi Bengkulu (q-to-q) Triwulan I 2017 mengalami penurunan sebesar -1,37 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan (q to q) Triwulan IV 2016 yang turun sebesar -9,53 persen.

Penurunan Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang Provinsi Bengkulu (q-to-q) pada Triwulan I 2017 didorong oleh turunnya produksi Industri Makanan sebesar -2,20 persen yang tidak mampu ditopang oleh pertumbuhan produksi Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik sebesar 26,21
persen.

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang Provinsi Bengkulu (y-on-y) Triwulan I 2017 turun sebesar -9,05 persen, yang disebabkan penurunan pertumbuhan Industri Makanan -9,28 persen dan walaupun terjadi kenaikan pertumbuhan Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik sebesar
8,24 persen.

Pertumbuhan produksi Industri Mikro dan Kecil (IMK) Provinsi Bengkulu (q-to-q) Triwulan I 2017 naik sebesar 2,23 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan triwulan IV (q to q ) 2016 yang turun sebesar -0,40 persen.

Pertumbuhan Produksi Industri Mikro dan Kecil (IMK) Provinsi Bengkulu ( y-on-y ) Triwulan I 2017 sebesar 6.65 persen, sedikit lebih tinggi dari pertumbuhan pada triwulan I ( y-on-y ) Tahun 2016 sebesar 6,51 persen.

(BPS)