BeritaBengkulu.id - Walikota Bengkulu Helmi Hasan Senin (25/09/2017) kedatangan United States Army (Tentara Amerika). Kedatangan 25 orang tentara Amerika bersama TNI di Rumah Dinas Walikota ini merupakan survei kegiatan Pacific Partnership yang akan digelar pada 2018 mendatang.

Komandan Satgas Pacific Partnership 2018 Kolonel Laut Suswardana menyampaikan survei ini akan dilakukan hingga lima hari mendatang. Hal ini untuk mencocokkan kegiatan yang akan dilakukan oleh tentara Amerika dan juga usulan Pemerintah Kota Bengkulu.

"Ada banyak proposal dari Bengkulu, dari US (United States) juga ada. Jadi kesempatan kali ini, kita akan mensinkronkan kegiatan apa yang akan dilakukan 2018 nanti," jelasnya di Balai Kota Bengkulu, Senin (25/9/2017).

Sementara itu, Walikota Helmi Hasan menyambut baik kedatangan tim survei Pacific Partnership. Ia pun mengusulkan program pembangunan waduk dilaksanakan oleh tim Pacific Partnership tersebut.

"Bengkulu ini adalah kawasan rawan banjir, kita sudah rencanakan sejak lama pembangunan waduk tapi terkendala biaya," ungkapnya.

Walikota pun mengatakan pembangunan waduk ini sudah dirancang dari sisi lokasi dan pembiayaannya. Bahkan, Pemkot sudah ajukan ke Pemerintah Pusat untuk pembiayaan.

"Semoga pembangunan waduk ini dapat menjadi salah satu kegiatan yang terakomodir dalam kegiatan Pacifik Partnership 2018,” harapnya.

Untuk diketahui, Pacific Partnership yang rencananya akan digelar april 2018 mendatang merupakan latihan bersama dan kerjasama antara tentara Amerika dan TNI dalam rangka penanggulangan bencana alam, kegiatan bakti sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

Pacific Partnership ini digelar dalam dua tahun sekali, sebelumnya kegiatan ini pernah digelar di Padang, Kupang, Manado dan Ambon.

Tampak hadir dalam pertemuan ini, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. [MC]

Tentara Amerika Datang ke Balai Kota

BeritaBengkulu.id - Walikota Bengkulu Helmi Hasan Senin (25/09/2017) kedatangan United States Army (Tentara Amerika). Kedatangan 25 orang tentara Amerika bersama TNI di Rumah Dinas Walikota ini merupakan survei kegiatan Pacific Partnership yang akan digelar pada 2018 mendatang.

Komandan Satgas Pacific Partnership 2018 Kolonel Laut Suswardana menyampaikan survei ini akan dilakukan hingga lima hari mendatang. Hal ini untuk mencocokkan kegiatan yang akan dilakukan oleh tentara Amerika dan juga usulan Pemerintah Kota Bengkulu.

"Ada banyak proposal dari Bengkulu, dari US (United States) juga ada. Jadi kesempatan kali ini, kita akan mensinkronkan kegiatan apa yang akan dilakukan 2018 nanti," jelasnya di Balai Kota Bengkulu, Senin (25/9/2017).

Sementara itu, Walikota Helmi Hasan menyambut baik kedatangan tim survei Pacific Partnership. Ia pun mengusulkan program pembangunan waduk dilaksanakan oleh tim Pacific Partnership tersebut.

"Bengkulu ini adalah kawasan rawan banjir, kita sudah rencanakan sejak lama pembangunan waduk tapi terkendala biaya," ungkapnya.

Walikota pun mengatakan pembangunan waduk ini sudah dirancang dari sisi lokasi dan pembiayaannya. Bahkan, Pemkot sudah ajukan ke Pemerintah Pusat untuk pembiayaan.

"Semoga pembangunan waduk ini dapat menjadi salah satu kegiatan yang terakomodir dalam kegiatan Pacifik Partnership 2018,” harapnya.

Untuk diketahui, Pacific Partnership yang rencananya akan digelar april 2018 mendatang merupakan latihan bersama dan kerjasama antara tentara Amerika dan TNI dalam rangka penanggulangan bencana alam, kegiatan bakti sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

Pacific Partnership ini digelar dalam dua tahun sekali, sebelumnya kegiatan ini pernah digelar di Padang, Kupang, Manado dan Ambon.

Tampak hadir dalam pertemuan ini, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. [MC]