BeritaBengkulu.id - Dedy Irawan juru Parkir di kawasan Stadion sawah Lebar, Kota Bengkulu, Selasa (7/3/2017) sekitar pukul 11.00.WIB ditikam oleh bos parkirnya yang bernama Mak Puja ini.
Akibatnya, warga Padang Kemiling Kota Bengkulu ini mengalami luka tusuk di bagian pinggul dan harus dilarikan Rumah Sakit Rafflesia untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kejadiannya bermula ketika korban sedang berada di lapangan voly, tiba-tiba pelaku yang akrab dipanggil Mak Puja ini datang dan marah-marah dan langsung melakukan penikaman kepadanya (Dedy,red).
“Saya berusaha mengelak, namun tusukan itu mengenai pinggul hingga membuat saya tersungkur,” tutur korban saat dimintai keterangan oleh bengkulunews.co.id.
Diduga, ujar Dedy, kemarahan bosnya ini karena dirinya belum menyetorkan uang parkir, karena sering hujan dan parkiran menjadi sepi.
“Bukannya saya enggak mau nyetor, akan tetapi memang belum ada yang mau disetor, karena parkiran memang sedang sepi,” beber korban.
Kapolsek Ratu Agung, AKP Dian Matusia ch, S.ik membenarkan peristiwa penikaman ini, dan pihaknya saat ini sedang melakulan peninjauan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Begitu mendapatkan laporan, saya segera menurunkan personil untuk mencari tahu kebenaran kejadian tersebut,” ungkap Dian.
Dikatakanya, saat ini pihaknya akan melakukan pendalaman, dan selanjutanya akan segera dilakukan proses terhadap pelaku. (***)

Tukang Parkir di Stadion 'Kenai Tujah'

BeritaBengkulu.id - Dedy Irawan juru Parkir di kawasan Stadion sawah Lebar, Kota Bengkulu, Selasa (7/3/2017) sekitar pukul 11.00.WIB ditikam oleh bos parkirnya yang bernama Mak Puja ini.
Akibatnya, warga Padang Kemiling Kota Bengkulu ini mengalami luka tusuk di bagian pinggul dan harus dilarikan Rumah Sakit Rafflesia untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kejadiannya bermula ketika korban sedang berada di lapangan voly, tiba-tiba pelaku yang akrab dipanggil Mak Puja ini datang dan marah-marah dan langsung melakukan penikaman kepadanya (Dedy,red).
“Saya berusaha mengelak, namun tusukan itu mengenai pinggul hingga membuat saya tersungkur,” tutur korban saat dimintai keterangan oleh bengkulunews.co.id.
Diduga, ujar Dedy, kemarahan bosnya ini karena dirinya belum menyetorkan uang parkir, karena sering hujan dan parkiran menjadi sepi.
“Bukannya saya enggak mau nyetor, akan tetapi memang belum ada yang mau disetor, karena parkiran memang sedang sepi,” beber korban.
Kapolsek Ratu Agung, AKP Dian Matusia ch, S.ik membenarkan peristiwa penikaman ini, dan pihaknya saat ini sedang melakulan peninjauan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Begitu mendapatkan laporan, saya segera menurunkan personil untuk mencari tahu kebenaran kejadian tersebut,” ungkap Dian.
Dikatakanya, saat ini pihaknya akan melakukan pendalaman, dan selanjutanya akan segera dilakukan proses terhadap pelaku. (***)