BeritaBengkulu.id - Sebagai salah bentuk penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN)  yang telah mengabdi di Provinsi Bengkulu, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu launching program pensiun otomatis.
Acara yang bersamaan dengan pelepasan Pegawai Negeri Sipil yang memasuki  purna bakti ini, dilaksanakan di gedung Pola Provinsi Bengkulu, Selasa (4/4).
Menurut Pelaksana Tugas Kepala BKD provisni Bengkulu Ari Narsa, program pensiun otomatis ini, bertujuan mempermudah urusan administrasi ASN dalam pengurusan pensiunnya. Dimana sistem yang selama ini berbelit-belit dan memakan waktu yang lama.
Selain itu juga, program ini diluncurkan sebagai  bentuk pelayanan BKD kepada ASN yang telah mengabdi kepada Negara dan pemerintah di Provinsi Bengkulu.
“Dengan sistem pensiun otomatis ini, ASN yang akan mengurus pensiun, cukup duduk manis dirumah, cukuplah  BKD yang mengurus semua administrasinya, karena ini adalah hak bagi para PNS dan pensiunan,” kata Ari Narsa, saat memberikan kata sambutannya.
Ari menyampaikan, dalam tahun 2017 ini, ada sebanyak 316 orang ASN yang pensiun, dan terhitung mulai  I april 2017, sebanyak 12 orang emmasuki masa pupensiun atau purna bakti.
Dijelaskannya lebih lanjut, program pensiun otomatis ini didasari oleh Undang-Undang nomor 11 tahun 1969 tentang pensiun pegawai dan pensiun janda/duda  pegawai Republi Indonesia, sesuai dengan Lembaran Negara RI tahun 1969 nomor 42, tambahan Lembaran Negara RI nomor 2906, serta undang-undang no 5 tahun 2014 tentang ASN.
“Selain itu, berdasarkan peraturan kepala BKN nomor 26 tahun 2013, tentang pedoman pemberhentian dan pemberian pensiun ASN yang mencapai batas usia pensiun, yang akan diberhentikan dalam pangkat Pembina Tingkat I golongan IV B kebawah,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Regional VII Badan Kepagawaian Nasional, Gede Putra Suatika, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, pemberian pensiun merupakan akhir dari perjalanan ASN dalam mengabdi kepada Negara dan pemerintah.
Gede menilai  program pensiun otomatis tersebut,  sebagai salahsatu bentuk penghargaan dan balas jasa dari pemerintah selama mengadi menjadi ASN.
“Bayangkan, jika balas jasa yang di berikan oleh pemerintah kepada ASN yang telah mengabdi bertahun-tahun dengan sistem birokarasi berbelit-belit, sehingga mereka para purnabakti tersebut tertatih-tatih mengurus pensiunnya,” katanya.
Oleh karena itu, menurutnya, dengan sistem pensiun otomatis ini dapat mempermudah ASN dalam menikmati hari tuanya dengan pensiun tersebut.
“Ini adalah sebagai wujud pelayanan dan penghargaan kepada ASN memasuki masa purna baktinya,” pugkasnya.
Sementara itu Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti yang hadir sekaligus melounching sistem tersebut memberikan apresiasi kepada  BKD yang terus melakukan inovasi  terbaik dalam pelayanannya.
“Saya selaku gubernur memberikan apresiasi, ini bentuk pengahargaan Negara pada pegawai tersebut, dimana selama ini kita datang dan bekerja dengan keras tanpa pamrih, tapi ketika pensiun, dibuat pusing oleh junior-juniornya,” sebut Gubernur Ridwan.
Disamping itu juga, Gubernur Ridwan Mukti  berharap kedepannya nanti, bukan hanya pensiun yang otomatis tapi naik pangkat dan promosi jabatan juga harus otomatsi.
“Saya tantang kepala BKD untuk melakukan inovasi kedepannya nanti dengan sistem naik jabatan dan promosi jabatan secara otomatis,” tegasnya, dengan disambut tepuk tangan Undangan yang hadir. (BB)

BKD Provinsi Bengkulu Launching Pensiun Otomatis

BeritaBengkulu.id - Sebagai salah bentuk penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN)  yang telah mengabdi di Provinsi Bengkulu, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu launching program pensiun otomatis.
Acara yang bersamaan dengan pelepasan Pegawai Negeri Sipil yang memasuki  purna bakti ini, dilaksanakan di gedung Pola Provinsi Bengkulu, Selasa (4/4).
Menurut Pelaksana Tugas Kepala BKD provisni Bengkulu Ari Narsa, program pensiun otomatis ini, bertujuan mempermudah urusan administrasi ASN dalam pengurusan pensiunnya. Dimana sistem yang selama ini berbelit-belit dan memakan waktu yang lama.
Selain itu juga, program ini diluncurkan sebagai  bentuk pelayanan BKD kepada ASN yang telah mengabdi kepada Negara dan pemerintah di Provinsi Bengkulu.
“Dengan sistem pensiun otomatis ini, ASN yang akan mengurus pensiun, cukup duduk manis dirumah, cukuplah  BKD yang mengurus semua administrasinya, karena ini adalah hak bagi para PNS dan pensiunan,” kata Ari Narsa, saat memberikan kata sambutannya.
Ari menyampaikan, dalam tahun 2017 ini, ada sebanyak 316 orang ASN yang pensiun, dan terhitung mulai  I april 2017, sebanyak 12 orang emmasuki masa pupensiun atau purna bakti.
Dijelaskannya lebih lanjut, program pensiun otomatis ini didasari oleh Undang-Undang nomor 11 tahun 1969 tentang pensiun pegawai dan pensiun janda/duda  pegawai Republi Indonesia, sesuai dengan Lembaran Negara RI tahun 1969 nomor 42, tambahan Lembaran Negara RI nomor 2906, serta undang-undang no 5 tahun 2014 tentang ASN.
“Selain itu, berdasarkan peraturan kepala BKN nomor 26 tahun 2013, tentang pedoman pemberhentian dan pemberian pensiun ASN yang mencapai batas usia pensiun, yang akan diberhentikan dalam pangkat Pembina Tingkat I golongan IV B kebawah,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Regional VII Badan Kepagawaian Nasional, Gede Putra Suatika, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, pemberian pensiun merupakan akhir dari perjalanan ASN dalam mengabdi kepada Negara dan pemerintah.
Gede menilai  program pensiun otomatis tersebut,  sebagai salahsatu bentuk penghargaan dan balas jasa dari pemerintah selama mengadi menjadi ASN.
“Bayangkan, jika balas jasa yang di berikan oleh pemerintah kepada ASN yang telah mengabdi bertahun-tahun dengan sistem birokarasi berbelit-belit, sehingga mereka para purnabakti tersebut tertatih-tatih mengurus pensiunnya,” katanya.
Oleh karena itu, menurutnya, dengan sistem pensiun otomatis ini dapat mempermudah ASN dalam menikmati hari tuanya dengan pensiun tersebut.
“Ini adalah sebagai wujud pelayanan dan penghargaan kepada ASN memasuki masa purna baktinya,” pugkasnya.
Sementara itu Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti yang hadir sekaligus melounching sistem tersebut memberikan apresiasi kepada  BKD yang terus melakukan inovasi  terbaik dalam pelayanannya.
“Saya selaku gubernur memberikan apresiasi, ini bentuk pengahargaan Negara pada pegawai tersebut, dimana selama ini kita datang dan bekerja dengan keras tanpa pamrih, tapi ketika pensiun, dibuat pusing oleh junior-juniornya,” sebut Gubernur Ridwan.
Disamping itu juga, Gubernur Ridwan Mukti  berharap kedepannya nanti, bukan hanya pensiun yang otomatis tapi naik pangkat dan promosi jabatan juga harus otomatsi.
“Saya tantang kepala BKD untuk melakukan inovasi kedepannya nanti dengan sistem naik jabatan dan promosi jabatan secara otomatis,” tegasnya, dengan disambut tepuk tangan Undangan yang hadir. (BB)