BeritaBengkulu.id - Even Internasional Bengkulu Triathlon 2017 di Bengkulu telah sukses dilaksanakan. Sabtu (22/7) pagi, ratusan peserta telah mengikuti dan menjalankan seluruh rangkaian Triathlon.

Malam ini, berlokasi di Kapal Perang KRI Banda Aceh di Pelabuhan Pulau Baai, pihak panitia bekerjasama dengan Lanal, Pemprov dan Pemkot Bengkulu menggelar pembagian hadiah dan silaturahmi bersama. Wakil Walikota Patriana Sosialinda turut hadir dalam acara tersebut.

Wawali Patriana Sosialinda ketika diwawancarai mengungkapkan bahwa dampak positif dari Bengkulu Triathlon di antaranya adalah semakin memperkenalkan objek wisata Kota Bengkulu oleh peserta Triathlon yang juga diikuti oleh lebih dari 8 negara.

"Seperti kita ketahui, lokasi yang dilintasi oleh peserta Triathlon adalah objek wisata Tapak Paderi, Benteng Marlborought, Rumah Ibu Fatmawati dan juga Pantai Panjang. Tentu ini hal yang positif bagi Kota Bengkulu," ujar Wawali.

Untuk diketahui, Triathlon di Indonesia termasuk cabang olahraga baru. Triathlon merupakan cabang olahraga yang menggabungkan olahraga berenang, olahraga lari dan bersepeda dalam satu rangkaian.

Bengkulu Triathlon melombakan tiga kategori yaitu standard distance, 1500 meter berenang, 40.000 meter bersepeda, dan 10.000 meter lari, sprint distance 750 meter berenang, 20.000 meter bersepeda dan 5.000 meter lari dengan start melalui buritan kapal perang KRI Banda Aceh di perairan Tapak Paderi dan Pantai Jakat.

Peserta menempuh jarak berenang sejauh 1,5 KM hingga Gedung Mess Pemda Tapak Paderi. Kemudian peserta mengayuh sepeda menelusuri pusat Kota Bengkulu sejauh 40 km dan kembali ke Mess Pemda.

Setelah itu mengayuh sepeda, peserta  berlari sejauh 10 km di sepanjang pantai dan finish di kawasan Sport Center Pantai Panjang Bengkulu.

Bengkulu Triathlon Sukses


BeritaBengkulu.id - Even Internasional Bengkulu Triathlon 2017 di Bengkulu telah sukses dilaksanakan. Sabtu (22/7) pagi, ratusan peserta telah mengikuti dan menjalankan seluruh rangkaian Triathlon.

Malam ini, berlokasi di Kapal Perang KRI Banda Aceh di Pelabuhan Pulau Baai, pihak panitia bekerjasama dengan Lanal, Pemprov dan Pemkot Bengkulu menggelar pembagian hadiah dan silaturahmi bersama. Wakil Walikota Patriana Sosialinda turut hadir dalam acara tersebut.

Wawali Patriana Sosialinda ketika diwawancarai mengungkapkan bahwa dampak positif dari Bengkulu Triathlon di antaranya adalah semakin memperkenalkan objek wisata Kota Bengkulu oleh peserta Triathlon yang juga diikuti oleh lebih dari 8 negara.

"Seperti kita ketahui, lokasi yang dilintasi oleh peserta Triathlon adalah objek wisata Tapak Paderi, Benteng Marlborought, Rumah Ibu Fatmawati dan juga Pantai Panjang. Tentu ini hal yang positif bagi Kota Bengkulu," ujar Wawali.

Untuk diketahui, Triathlon di Indonesia termasuk cabang olahraga baru. Triathlon merupakan cabang olahraga yang menggabungkan olahraga berenang, olahraga lari dan bersepeda dalam satu rangkaian.

Bengkulu Triathlon melombakan tiga kategori yaitu standard distance, 1500 meter berenang, 40.000 meter bersepeda, dan 10.000 meter lari, sprint distance 750 meter berenang, 20.000 meter bersepeda dan 5.000 meter lari dengan start melalui buritan kapal perang KRI Banda Aceh di perairan Tapak Paderi dan Pantai Jakat.

Peserta menempuh jarak berenang sejauh 1,5 KM hingga Gedung Mess Pemda Tapak Paderi. Kemudian peserta mengayuh sepeda menelusuri pusat Kota Bengkulu sejauh 40 km dan kembali ke Mess Pemda.

Setelah itu mengayuh sepeda, peserta  berlari sejauh 10 km di sepanjang pantai dan finish di kawasan Sport Center Pantai Panjang Bengkulu.