BeritaBengkulu.id - Musibah banjir yang melanda di berbagai wilayah Provinsi Bengkulu beberapa hari yang lalu, mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu bersama jajarannya, terjun langsung ke beberapa titik lokasi di Kota Bengkulu yang terdampak banjir.
Dengan menaiki sepeda motor, Plt Gubernur Rohidin Mersyah meninjau langsung lokasi musibah banjir di Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Minggu (24/9).
Melihat kenyataan dilapangan, dimana ada tiga titik akses utama masyarakat berupa jembatan yang sempat terputus dan rusak diterjang banjir, Plt Gubernur menegaskan untuk segera membangun infrastruktur daerah tersebut.
Berkolaborasi dengan Dinas PUPR Kota Bengkulu serta pihak PT.Pelindo II yang memiliki lahan di wilayah tersebut, Pemda Provinsi Bengkulu akan segera membangun akses jembatan yang rusak secara permanen.
“Tadi kita sudah bicara dengan pihak Pelindo, mereka akan membangun dua jembatan secara permanen, sedangkan satu jembatan lagi akan kita bangun bersama dengan pihak PUPR kota,” tutur Plt Gubernur Rohidin, saat berada di lokasi musibah banjir di Kampung Bahari, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.
Untuk itu, dirinya meminta kepada Camat Kampung Melayu dan pihak Dinas PUPR Kota Bengkulu untuk segera membuatkan berita acara kejadian bencana secara berjenjang, agar dapat dibangun segera jembatan tersebut.
“Dananya sudah siap, dana tersebut on call untuk membangun jembatan ini, dan dalam minggu ini mudah-mudahan sudah dapat dibangun,” sebut Rohidin. Rohidin juga meminta agar dalam membangun jembatan tersebut harus permanen dan sempurna, dengan memperhatiakn berbagai aspek agar pembanguan infrastrukutur tersebut dapat bertahan lama.
Dari informasi yang didapat, dampak banjir yang terjadi pada hari Rabu dan Kamis lalu itu, menghancurkan sedikitnya 8 rumah warga, 4 rumah rusak parah, serta 3 jembatan di sepanjang jalur utama pemukiman warga di Kelurahan Suber Jaya sempat terputus.
Kendati tak menimbulkan korban jiwa, namun kerusakan akbat banjir tersebut menimbulkan kerugian materi ratusan juta rupiah.
Plt-Gubernur-Bengkulu-tinjau-lokasi-banjir
Rombongan Plt Gubernur, yang terdiri dari Dinas Sosial Provinsi, BPBD dan Dinas PUPR Provinsi, juga meninjau beberapa pemukiman warga yang rusak diterjang banjir.
Plt Gubernur memberikan support kepada warga korban banjir serta mengunjungi posko tanggap bencana, sekaligus memberikan bantuan secara simbolis kepada warga korban banjir, berupa bahan makanan dan perlengkapan tidur.
Dengan musibah banjir tersebut, Rohidin menghimbau kepada warga Bengkulu agar selalu waspada dan tanggap bencana, apalagi pada warga yang berada di lokasi rawan bencana, untuk lebih mementingkan keselamatan diri daripada harta bendanya.
“Masyarakat perlu edukasi tentang bencana, apalagi daerah yang kategori zona merah, agar memiliki sadar bencana, karena bencana tidak bisa kita hilangkan, namun perlu kita lakukan kemampuan antisipasi dan menanganinya,“ kata Rohidin.
“Utamakan yang pertama itu jiwa, nggak usah dulu pikirkan harta, nggak usah pikirkan rumah dan sebagainya, selamatkan dulu jiwa. Zerro accident itu yang paling penting dan perlu ditanamkan kepada warga,” pungkasnya.

Rohidin Tinjau Lokasi Banjir

BeritaBengkulu.id - Musibah banjir yang melanda di berbagai wilayah Provinsi Bengkulu beberapa hari yang lalu, mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu bersama jajarannya, terjun langsung ke beberapa titik lokasi di Kota Bengkulu yang terdampak banjir.
Dengan menaiki sepeda motor, Plt Gubernur Rohidin Mersyah meninjau langsung lokasi musibah banjir di Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Minggu (24/9).
Melihat kenyataan dilapangan, dimana ada tiga titik akses utama masyarakat berupa jembatan yang sempat terputus dan rusak diterjang banjir, Plt Gubernur menegaskan untuk segera membangun infrastruktur daerah tersebut.
Berkolaborasi dengan Dinas PUPR Kota Bengkulu serta pihak PT.Pelindo II yang memiliki lahan di wilayah tersebut, Pemda Provinsi Bengkulu akan segera membangun akses jembatan yang rusak secara permanen.
“Tadi kita sudah bicara dengan pihak Pelindo, mereka akan membangun dua jembatan secara permanen, sedangkan satu jembatan lagi akan kita bangun bersama dengan pihak PUPR kota,” tutur Plt Gubernur Rohidin, saat berada di lokasi musibah banjir di Kampung Bahari, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.
Untuk itu, dirinya meminta kepada Camat Kampung Melayu dan pihak Dinas PUPR Kota Bengkulu untuk segera membuatkan berita acara kejadian bencana secara berjenjang, agar dapat dibangun segera jembatan tersebut.
“Dananya sudah siap, dana tersebut on call untuk membangun jembatan ini, dan dalam minggu ini mudah-mudahan sudah dapat dibangun,” sebut Rohidin. Rohidin juga meminta agar dalam membangun jembatan tersebut harus permanen dan sempurna, dengan memperhatiakn berbagai aspek agar pembanguan infrastrukutur tersebut dapat bertahan lama.
Dari informasi yang didapat, dampak banjir yang terjadi pada hari Rabu dan Kamis lalu itu, menghancurkan sedikitnya 8 rumah warga, 4 rumah rusak parah, serta 3 jembatan di sepanjang jalur utama pemukiman warga di Kelurahan Suber Jaya sempat terputus.
Kendati tak menimbulkan korban jiwa, namun kerusakan akbat banjir tersebut menimbulkan kerugian materi ratusan juta rupiah.
Plt-Gubernur-Bengkulu-tinjau-lokasi-banjir
Rombongan Plt Gubernur, yang terdiri dari Dinas Sosial Provinsi, BPBD dan Dinas PUPR Provinsi, juga meninjau beberapa pemukiman warga yang rusak diterjang banjir.
Plt Gubernur memberikan support kepada warga korban banjir serta mengunjungi posko tanggap bencana, sekaligus memberikan bantuan secara simbolis kepada warga korban banjir, berupa bahan makanan dan perlengkapan tidur.
Dengan musibah banjir tersebut, Rohidin menghimbau kepada warga Bengkulu agar selalu waspada dan tanggap bencana, apalagi pada warga yang berada di lokasi rawan bencana, untuk lebih mementingkan keselamatan diri daripada harta bendanya.
“Masyarakat perlu edukasi tentang bencana, apalagi daerah yang kategori zona merah, agar memiliki sadar bencana, karena bencana tidak bisa kita hilangkan, namun perlu kita lakukan kemampuan antisipasi dan menanganinya,“ kata Rohidin.
“Utamakan yang pertama itu jiwa, nggak usah dulu pikirkan harta, nggak usah pikirkan rumah dan sebagainya, selamatkan dulu jiwa. Zerro accident itu yang paling penting dan perlu ditanamkan kepada warga,” pungkasnya.