MIMBARNUSA.com - Upaya meningkatkan dan memperkuat pendapatan ekonomi lokal, program kolaborasi membangun masyarakat (Kosabangsa) antara Universitas Pat Petulai dan Universitas Bengkulu hibah DRTPM tahun 2023 mengadakan pendampingan usaha kedai kopi kepada mitra kosabangsa UPP_UNIB 2023 yaitu kelompok tani Bima Saktal dan Tunas Jaya pada hari Sabtu (09 Desember 2023). 

Kelompok tani yang hadir berasal dari Desa IV Suku Menanti, kegiatan ini  diadakan di hotel Golden Rich 88 di Jalan Iskandar Ong No. 100 Talang Rimbo Curup Tengah, Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Pengabdian masyarakat dan proses pendampingan ini bukanlah upaya satu waktu saja serta dilakukan melalui beberapa tahapan strategis. Pertama, pelatihan pengembangan bisnis yang cermat bertujuan membekali kelompok tani dengan peta jalan untuk pertumbuhan berkelanjutan. 

Kedua, pelatihan pembuatan seduhan kopi dengan tujuan meningkatkan skil dan keterampilan masyarakat.

Pelatihan ini  memberikan pemahaman yang lebih luas kepada para peserta  sebelum memulai kedai kopi seperti menghitung dan menyiapkan modal usaha, pemilihan tempat dan lokasi pendirian kedai, menentukan target market,  menentukan konsep kedai kopi, mencari supplier yang tepat. 

Narasumber Mas Rullyan Akbar owner kedai “Arah Sini” juga menyampaikan cara mempromosikan bisnis kedai kopi. Straregi-strategi ini sangat membantu masyarakat dalam pengembangan usaha kedai kopi terutama bagi perintis. 

Kegiatan pendampingan usaha kedai kopi  dan penularan teknologi penyeduhan kopi ini juga dihadiri oleh, tamu undangan yaitu kepala Desa IV Suku Menanti, tim pendamping Kosabangsa UPP UNIB 2023, rekan-rekan dosen dan  mahasiswa program studi sains perkopian, serta jajaran civitas dari Universitas Pat Petulai. Pihak lain yang diundang yaitu Dosen dan  mahasiswa dari kampus Universitas Bengkulu dan Akademika Komunitas Negeri Rejang Lebong.

Kepala Desa IV Suku Menanti merespon  bahwa kegiatan ini sangat menarik, bagus, dan  mensupport penuh, serta harapannya kegiatan ini terus berlanjut dengan pendampingan ke Desa IV Suku Menanti secara langsung, dikarenakan Desa IV Suku Menanti saat ini merupakan Desa wisata yang alhamdulillah pada bulan November  2023 lalu menyabet juara I lomba desa wisata Provinsi Bengkulu 2023.

Kepala Desa IV Suku Menanti (Bapak Jumari) juga mengatakan insyaAllah akan mengusahakan akan ada berdirinya kedai kopi di Desa, saat ini sudah ada 11 titik yang akan menjadi tempat berdirinya kedai kopi. Sehingga dengan berdirinya kedai kopi dapat menambah point dan jumlah pengunjung ke Desa IV Suku Menanti, usaha kedai kopi juga mempromosikan kopi unggulan yang ada di Desa.



Pada kegiatan ini juga disambung  dengan materi  tata boga perkopian oleh Ibu Dr. Eny Lunarny, S.Pd., M.TPD, materi yang disampaikan jenis-jenis Food and Beverage from Coffee (Makanan dan Minuman dari Kopi), banyak hal menarik yang disampaikan oleh Ibu yaitu   ragam minuman dan makan yang dapat disajikan dari kedai kopi supaya tidak monoton dalam usaha bisnis. Di akhir kegiatan para peserta ditunjukkan praktek menyeduh kopi secara sederhana dan penggunaan peralatan mesin kopi.

Pendampingan Usaha Kedai Kopi dan Penularan Teknologi Penyeduhan Kopi Program Kosabangsa Hibah DRTPM 2023



MIMBARNUSA.com - Upaya meningkatkan dan memperkuat pendapatan ekonomi lokal, program kolaborasi membangun masyarakat (Kosabangsa) antara Universitas Pat Petulai dan Universitas Bengkulu hibah DRTPM tahun 2023 mengadakan pendampingan usaha kedai kopi kepada mitra kosabangsa UPP_UNIB 2023 yaitu kelompok tani Bima Saktal dan Tunas Jaya pada hari Sabtu (09 Desember 2023). 

Kelompok tani yang hadir berasal dari Desa IV Suku Menanti, kegiatan ini  diadakan di hotel Golden Rich 88 di Jalan Iskandar Ong No. 100 Talang Rimbo Curup Tengah, Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Pengabdian masyarakat dan proses pendampingan ini bukanlah upaya satu waktu saja serta dilakukan melalui beberapa tahapan strategis. Pertama, pelatihan pengembangan bisnis yang cermat bertujuan membekali kelompok tani dengan peta jalan untuk pertumbuhan berkelanjutan. 

Kedua, pelatihan pembuatan seduhan kopi dengan tujuan meningkatkan skil dan keterampilan masyarakat.

Pelatihan ini  memberikan pemahaman yang lebih luas kepada para peserta  sebelum memulai kedai kopi seperti menghitung dan menyiapkan modal usaha, pemilihan tempat dan lokasi pendirian kedai, menentukan target market,  menentukan konsep kedai kopi, mencari supplier yang tepat. 

Narasumber Mas Rullyan Akbar owner kedai “Arah Sini” juga menyampaikan cara mempromosikan bisnis kedai kopi. Straregi-strategi ini sangat membantu masyarakat dalam pengembangan usaha kedai kopi terutama bagi perintis. 

Kegiatan pendampingan usaha kedai kopi  dan penularan teknologi penyeduhan kopi ini juga dihadiri oleh, tamu undangan yaitu kepala Desa IV Suku Menanti, tim pendamping Kosabangsa UPP UNIB 2023, rekan-rekan dosen dan  mahasiswa program studi sains perkopian, serta jajaran civitas dari Universitas Pat Petulai. Pihak lain yang diundang yaitu Dosen dan  mahasiswa dari kampus Universitas Bengkulu dan Akademika Komunitas Negeri Rejang Lebong.

Kepala Desa IV Suku Menanti merespon  bahwa kegiatan ini sangat menarik, bagus, dan  mensupport penuh, serta harapannya kegiatan ini terus berlanjut dengan pendampingan ke Desa IV Suku Menanti secara langsung, dikarenakan Desa IV Suku Menanti saat ini merupakan Desa wisata yang alhamdulillah pada bulan November  2023 lalu menyabet juara I lomba desa wisata Provinsi Bengkulu 2023.

Kepala Desa IV Suku Menanti (Bapak Jumari) juga mengatakan insyaAllah akan mengusahakan akan ada berdirinya kedai kopi di Desa, saat ini sudah ada 11 titik yang akan menjadi tempat berdirinya kedai kopi. Sehingga dengan berdirinya kedai kopi dapat menambah point dan jumlah pengunjung ke Desa IV Suku Menanti, usaha kedai kopi juga mempromosikan kopi unggulan yang ada di Desa.



Pada kegiatan ini juga disambung  dengan materi  tata boga perkopian oleh Ibu Dr. Eny Lunarny, S.Pd., M.TPD, materi yang disampaikan jenis-jenis Food and Beverage from Coffee (Makanan dan Minuman dari Kopi), banyak hal menarik yang disampaikan oleh Ibu yaitu   ragam minuman dan makan yang dapat disajikan dari kedai kopi supaya tidak monoton dalam usaha bisnis. Di akhir kegiatan para peserta ditunjukkan praktek menyeduh kopi secara sederhana dan penggunaan peralatan mesin kopi.